Selasa, 06 Desember 2011

Jenis - Jenis Hamster

1. Campbell

Campbell merupakan jenis hamster yang mempunyai tingkat agresifitas yang cukup tinggi. Selain itu hamster jenis campbell juga memiliki tingkat produktivitas yang melebihi hamster jenis lain. Hamster campbell sangat mudah didapatkan dan juga banyak disukai karena harganya yang relatif lebih murah dibandingkan hamster yang lain serta memiliki varian yang cukup banyak. 
2.      2. Winter White
Winter white golden
Secara fisik hamster Winter White tidak jauh berbeda dengan hamster jenis campbell. Hamster jenis ini jauh lebih jinak dibandingkan hamster campbell yang terkesan agresif, walaupun secara ekonomi harga hamster winter white sedikit lebih mahal. Walaupun tidak memiliki varian sebanyak hamster campbell, hamster whinter white juga memiliki pesona tersendiri.
3.      3.  Roborovski
Roborovski white-face
Jenis roborovski merupakan jenis hamster yang memiliki ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan jenis hamster yang lain. Hanya memiliki dua varian (normal face dan white face), namun merupakan hamster dengan tingkat penampilan yang paling menarik bagi saya. Dengan postur tubuh yang kecil membuat hamster ini sangat lincah dalam bergerak. Selain itu hamster roborovski juga tidak seproduktif hamster jenis yang lain.
4.       4. Syrian
Syrian short-hair
Jenis hamster syrian memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih besar dibandingkan hamster jenis yang lain. Hamster jenis ini tidak begitu agresif, bahkan terkesan pemalas. Terdapat dua jenis hamster syrian, yaitu long hair dan short hair.
5.       5. Gerbil
Entah ini merupakan jenis hamster atau bukan, tapi gerbil merupakn salah satu hewan pengerat yang memiliki tubuh seperti hamster pada umumnya. Dengan tubuh yang lebih besar dibandingkan hamster mini (campbell), gerbil juga mudah diidentifikasi karena memiliki ekor tanpa bulu yang mirip tongkat baseball dan moncong yang lebih panjang. Gerbil merupakan jenis hamster yang cukup langka, sehingga memiliki harga yang jauh lebih mahal dibandingkan jenis hamster yang lain.

Senin, 28 November 2011

Garuda Milik Siapa ?

Lengsernya Nurdin Khalid dari kursi ketua umum PSSI ternyata tidak serta merta meredakan polemik yang terjadi pada persepakbolaan di Indonesia. Hadirnya Johar Arifin Sebagai orang nomor satu di tubuh PSSI pasca rezim Nurdin ternyata belum mampu membawa perubahan yang berarti. Bahkan beberapa kebijakan yang dilakukan malah memperkeruh kondisi saat ini. Diawali pergantian pelatih Tim Nasional (Timnas) yang penuh kontroversi hingga penyusunan peserta liga yang juga tidak rasional.
Kini pesepakbolaan Tanah Air kembali dihadapkan kedalam kondisi yang tidak menentu, hadirnya dualisme pelaksanaan liga membuat konsentrasi persaingan klub menjadi yang terbaik di Tanah Air menjadi terpecah. Kondisi ini tentunya akan berdampak langsung kepada prestasi Timnas yang tak kunjung menuai prestasi. Bagaimana bisa tercipta Timnas yang kuat ditengah polemik seperti ini ?. Pemain yang menjadi objek utama dalam pesepakbolaan juga tak dapat berbuat apa-apa, karena mereka hanya dapat mengikuti kebijakan klub dimana mereka mencari penghidupan.
Dampak dari semua itu dapat langsung dirasakan, jadwal kompetisi yang seharusnya dijalankan sebaik-baiknya malah carut-marut diakibatkan peserta liga yang tidak jelas. Hal ini tentunya akan menciptakan kompetisi yang kurang berkualitas. Tidak hanya sampai disitu, kondisi ini juga menular kepada kredibilitas otoritas pesepakbolaan tertinggi di Indonesia pada tingkatan regional, hal ini jelas terlihat pada pengurangan wakil Indonesia pada ajang Liga Champions Asia (LCA), bahkan pada musim ini hak klub Indonesia tampil di LCA di berikan kepada negara lain.
Sampai saat ini kita belum dapat melihat Timnas yang kuat yang terbentuk dari kompetisi yang berkualitas, ataukah kita menunggu terciptanya Timnas yang kuat hanya melalui proses naturalisasi pemain yang lagi marak saat ini ?? Entahlah.., selama ego kelompok masih menggerogoti sepak bola Indonesia, sepertinya “Garuda” masih akan tetap tertidur.

LEMBAH RAMMA

Lembah Ramma merupakan salah satu tempat kunjungan favorit oleh mayoritas pencinta alam yang ada di Makassar. Terletak di pegunungan Bawakaraeng membuat perjalanan ke Lembah Ramma mempunyai tantangan tersendiri. Disamping itu keindahan alam yang di tawarkan di Lembah Ramma yang begitu eksotis membuat perjalanan yang terasa melelahkan dapat seketika terlupakan.
Perjalanan dimulai dari Desa Lembanna, desa yang yang tepat berada di kaki gunung Bawakaraeng. Perjalanan melalui ladang warga yang kemudian akan membawa kita memasuki kawasan hutan pinus. Sepanjang perjalanan kita akan diteduhkan oleh kerindangan berbagai jenis tanaman yang mendiami Gunung Bawakaraeng.
Perjalanan ke Lembah Ramma merupakan rute awal pendakian ke  Gunung Bawakaraeng, hanya saja pada satu titik akan terdapat sebuah percabangan yang akan memisahkan jalur pendakian ke Puncak Bawakaraeng dan jalur ke Lembah Ramma. Perjalanan ke Lembah Ramma akan menyajikan perjalanan khas pengunungan dengan tingkatan medan yang tidak begitu sulit. Pada cuaca normal kita akan menemukan lima aliran air sepanjang perjalanan. Selain itu perjalanan ke Lembah Ramma dapat di bagi ke dalam dua fase perjalanan, yaitu Desa Lembanna menuju Talung, kemudian Talung menuju Lembah Ramma.

Talung sendiri tidak lain adalah dinding lembah. Kondisi Talung yang berada diketinggian menjadikan tempat ini merupakan salah satu tempat yang sangat nyaman untuk melepas lelah seraya menikmati pemandangan indah Bawakaraeng sebelum melanjutkan perjalanan menuju dasar lembah.
Lembah Ramma di lihat dari Talung
Menuruni Talung diperlukan kehati-hatian yang cukup tinggi, hal ini dikarenakan medan yang cukup terjal. Setiba di dasar lembah kita akan disambut oleh hamparan padang rumput dengan aliran sungai kecil yang dikelilingi deretan pegunungan, selain itu di tempat ini terdapat sebuah danau yang menyajikan pemandangan yang dapat memanjakan mata. Di Lembah Ramma berdiam seorang tua, yang bernama tata’ Mandong, yang oleh pemerintah setempat diamanahkan menjaga kelestarian hutan di kawasan tersebut. Dengan pemandangan langit malam yang bertabur bintang membuat Lembah Ramma menjadi tempat liburan yang sangat mengesankan walaupun harus melakukan perjalanan kaki sekitar 3 hingga 4 jam dalam kondisi normal.